Adipura (image by google)

Adipura (image by google)

Kita semua menyadari bahwa kebersihan itu sebagian dari iman, bukan sebagian dari adipura. Sama halnya dengan daerah lain, kabupaten kota se Provinsi Gorontalo berlomba menjadikan daerahnya menjadi kota yang bersih, kota yang bebas polusi, kota yang bebas penyakit. Ini terlihat dari berbagai upaya pemerintah dalam menanggulangi penyebaran sampah, baik dijalan raya maupun ditempat strategis menimbulkan sampah.

SIKAP KAMI - Kebersihan tidak ditujukan untuk mendapatkan penghargaan adipura, kebersihan mestinya menjadi tuntutan wajib untuk kesejahteraan kita bersama. Apa arti adipura, bila pada akhirnya daerah kita kotor dan semeraut. Di Gorontalo sendiri, ada beberapa titik yang terlihat mungkin tidak layak untuk disebut bersih dan beroleh piala Adipura.

Kita sering terpesona dengan wajah tengah kota yang begitu bersih, namun perlu kita ketahui, itu terlihat hanya ada dijalur utama saja, atau dilintas utama jalan raya kota, tapi haruslah kita tinjau ke dalam yang bukan termasuk jalan utama. Menurut kami, ini ada diseluruh kabubaten kota se Provinsi Gorontalo, bersih hanya ada dikantor-kantor, jalur utama jalan raya, rumah sakit atau yang menjadi sasaran penilaian.

Cobalah meninjau lebih kedalam lagi, seperti pasar tradisional. Salah satunya adalah Kota Limboto, mungkin pemerintah dan masyarakat lebih memperhatikan lagi sampah-sampah yang berserakan disekitar pasar limboto, karena menurut pantauan kami, usai pasar dan para pedagang memilih untuk pulang, yang tertinggal adalah serakan sampah yang tidak cepat disentuh.

Memang ada petugas kebersihan disana, tetapi paling tidak, ada proaksi dari semua pihak untuk melakukan pembersihan pasca pasar. Jika ini dibiarkan tentu akan menimbulkan bahaya penyakit bagi sekitar pasar tersebut. Ini tidak saja sebagai tugas pemerintah, melainkan tugas masyarakat, karena masyarakat yang menggunakan jasanya, masyarakat pula yang merawat dan menjaganya.

Demikian pula di Kota Gorontalo dan beberapa daerah lain yang juga masih belum memperhatikan sampah. Dan mungkin menjadi sorotan kami adalah kawasan pelabuhan ikan di Kota Gorontalo. Kami menilai, kebersihan kurang diperhatikan disana, padahal dari sanalah ikan-ikan yang komsumsi masyarakat. Pantauan kami, ada kegiatan membuang sampah kelaut, ini tentu saja merusak dan mencemari ekosistem laut.

Jika kebersihan hanya ada disentral-sentral pemerintahan dan jalan umum, dan tidak memperhatikan lagi kedalam, maka apa artinya adipura. Kebersihan itu bagian dari iman, bukan bagian dari adipura, jadi himbauan untuk masyarakat Gorontalo, jangan menjadikan adipura sebagai alasan kita untuk hidup bersih, tetapi jadikan bersih itu ibadah, maka dengan begitu tidak hanya adipura yang kita dapatkan, melainkan kesehatan secara spritual.

Salam Mohutato

.

Anda yang ingin berparitisipasi menyatakan sikap sepanjang itu masih positif, kami bisa memuat SIKAP ANDA untuk kategori SIKAP KAMI setiap minggu. Hubungi Admin Kontak


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google